Bupati Puncak Lepas Peserta Beasiswa Puncak Cerdas ke Semarang, Targetkan Lahir 1.000 Doktor dari Puncak
Ilaga — Bupati Puncak Elvis Tabuni secara resmi melepas peserta program Beasiswa Puncak Cerdas yang akan melanjutkan pendidikan di bawah pembinaan Yayasan Binterbushi di Semarang. Pelepasan berlangsung di Bandara Aminggaru Ilaga dan dihadiri oleh para peserta, orang tua, pendamping, serta pihak Yayasan Binterbushi, pada Selasa (30/06/26)Dalam arahannya, Bupati Elvis Tabuni menyampaikan bahwa kesempatan yang diberikan melalui Program Puncak Cerdas merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para mahasiswa. Ia berharap para peserta dapat menjadi generasi penerus yang mampu membawa perubahan bagi Kabupaten Puncak di masa depan.

“Bawa Kabupaten Puncak ke depan yang lebih baik lagi. Ini suatu kebanggaan bukan hanya bagi saya sebagai Bupati Puncak, tetapi juga bagi Gubernur, pemerintah pusat, dan provinsi lain yang melihat keseriusan kita dalam membangun sumber daya manusia. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Belajar, belajar, dan belajar. Itu harapan saya sebagai orang tua dan sebagai bupati,” ujar Elvis Tabuni.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Puncak memiliki komitmen besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Bahkan, ia menargetkan program tersebut mampu melahirkan sedikitnya 1.000 doktor yang berasal dari Kabupaten Puncak.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang unggul, terdidik, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Elvis Tabuni juga mengingatkan para mahasiswa agar menjaga disiplin selama menempuh pendidikan. Ia menegaskan akan melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan studi para penerima beasiswa.
“Saya akan datang langsung mengecek perkuliahan kalian. Saya ingin melihat siapa yang rajin dan siapa yang malas. Jadi manfaatkan kesempatan ini dengan baik,” tegasnya.
Khusus kepada peserta yang berasal dari keluarga kurang mampu maupun yatim piatu, Bupati memastikan bahwa pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh selama masa pendidikan.
“Untuk kalian yang yatim piatu tidak usah khawatir, pemerintah akan membiayai semuanya,” katanya.
Menutup arahannya, Bupati mengingatkan para mahasiswa agar menjauhi minuman keras dan berbagai pergaulan yang dapat mengganggu proses belajar. Ia juga berpesan agar seluruh peserta tetap menjaga kesehatan dan mengutamakan pendidikan sebagai tujuan utama keberangkatan mereka.
“Jangan mengonsumsi minuman keras, jangan terlalu terlena di sana. Fokus belajar. Dan jangan lupa Ora et Labora — berdoa dan bekerja. Jaga kesehatan dan perhatikan pola makan,” tutup Elvis Tabuni.
Sementara itu, Ketua Yayasan Binterbushi menjelaskan bahwa sebanyak 200 peserta Beasiswa Puncak Cerdas dijadwalkan diberangkatkan dari Ilaga menuju Timika sebelum melanjutkan perjalanan ke Semarang melalui Bandara Timika yang merupakan gelombang pertama.
Namun, akibat kondisi cuaca yang belum sepenuhnya mendukung, hingga saat ini baru 53 peserta yang berhasil diterbangkan ke Timika. Sementara itu, masih terdapat satu penerbangan lagi yang dijadwalkan untuk mengangkut peserta berikutnya.
“Dari total 200 peserta, baru sekitar 53 peserta yang sudah tiba di Timika. Masih tersisa 147 peserta yang berada di Ilaga dan direncanakan akan diterbangkan besok pagi untuk mengejar penerbangan Lion Air menuju Semarang,” jelasnya.

Program Beasiswa Puncak Cerdas merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Puncak dalam meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda. Melalui program ini, pemerintah berharap lahir sumber daya manusia yang berkualitas dan siap kembali membangun Kabupaten Puncak di berbagai bidang pada masa mendatang. (Diskominfo Puncak)