Pemkab Puncak Gandeng Universitas Sugeng Hartono Solo, Siapkan Generasi Emas Papua

K.F: Prosesi penandatangan Mou Pemda Puncak dan USH Solo.
Denpasar, Bali – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) anak-anak Kabupaten Puncak terus digencarkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak kembali menjalin kerja sama dengan universitas ternama di Pulau Jawa. Kali ini, kerja sama dilakukan dengan Universitas Sugeng Hartono (USH) Solo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Untuk diketahui,Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung di Denpasar, Bali, Jumat (16/10/2026).
Pemkab Puncak dihadiri langsung oleh Bupati Puncak Elvis Tabuni yang didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD),sementara Dari pihak USH hadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Futria Hayu Palupi dan para stafnya.
Dalam kerja sama ini, USH telah menyeleksi
25 calon mahasiswa asli Kabupaten Puncak. Dari jumlah tersebut, lima orang
dinyatakan lolos dan sudah mengikuti perkuliahan sejak September lalu.

Kerja sama ini juga merupakan bagian dari
program road show Bupati Elvis Tabuni. Sebelumnya, pada Juli lalu, ia
bertemu Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
(Wamendiktisaintek) Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. untuk mengusulkan program beasiswa
dan pengembangan kualitas SDM.
Bupati Elvis menjelaskan, kerja sama ini
bagian dari visi dan misinya dalam rangka program peningkatan SDM generasi emas
Kabupaten Puncak. Ia mengakui SDM di daerahnya masih minim, sehingga lebih
mengutamakan kualitas generasi muda daripada kuantitas. Dengan begitu, lulusan
Puncak diharapkan dapat terserap di berbagai lapangan kerja, baik di Puncak,
Papua, maupun seluruh Indonesia.
“Lima orang yang lulus di universitas ini
akan kita pantau terus. Jika mereka menunjukkan perkembangan kuliah yang baik,
tahun depan kita akan tambah lagi jumlahnya,” ungkap Bupati.
Ia juga meminta pihak kampus rutin
melaporkan perkembangan para mahasiswa. “Apa saja yang mereka lakukan selama
kuliah, perlu disampaikan kepada kami,” tambahnya.
Selain USH, Pemkab Puncak di bawah kepemimpinan Elvis Tabuni telah menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga. Di antaranya Yayasan Binterbusih, yang mendidik anak-anak Puncak di Semarang, Jawa Tengah, dan menyekolahkan mereka ke sejumlah universitas ternama di sana. Ada pula Yayasan Maga Edukasi Papua (YMEP) melalui program beasiswa unggulan Puncak Cerdas, yang mengirim putra-putri daerah kuliah di dalam dan luar negeri, serta Poltekkes Kemenkes Jayapura untuk bidang kesehatan.

“Saya akan kunjungi kegiatan belajar
anak-anak ini semua, sehingga ke depan mereka bisa berguna untuk masa depan
Kabupaten Puncak,” tuturnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik USH, Futria
Hayu Palupi, menyampaikan bahwa lima mahasiswa asal Puncak telah menjalani
proses belajar sejak September. Pihak universitas menyambut baik kehadiran
mereka karena dinilai sangat termotivasi.
“Adik-adik ini sangat termotivasi mengikuti pembelajaran di Universitas Sugeng Hartono. Kami berharap mereka bisa selesai tepat waktu dan kembali membangun Kabupaten Puncak serta Papua secara umum,” ujarnya. (Diskominfo Puncak)