Mewakili Papua Tengah, 120 Peserta Kontingen Pesparawi Puncak Resmi Dilepas ke Manokwari


K.F: Prosesi peleppasan Kontingan Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi Kab. Puncak yang mewakili Provinsi Papua Tengah di Halaman kantor Bupati oleh Pj. Sekda Puncak Nenu Tabuni (10/06)
ILAGA – Kontingen Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi (LPPD) Kabupaten Puncak secara resmi dilepas oleh Penjabat (Pj) Sekda Puncak, Nenu Tabuni, yang bertindak mewakili Bupati Puncak. Acara pelepasan ini berlangsung di Kantor Bupati Puncak, Ilaga, Provinsi Papua Tengah, pada Rabu, 10 Juni 2026.
Sebagai informasi, Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV akan diselenggarakan di Manokwari, Papua Barat, pada 18–28 Juni 2026. Ajang bergengsi ini diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi di seluruh Indonesia yang berkompetisi dalam 12 kategori lomba.
Pj Sekda Puncak, Nenu Tabuni, dalam arahannya menyampaikan bahwa kontingen Kabupaten Puncak akan tampil dalam ajang nasional tersebut untuk mewakili Provinsi Papua Tengah. Kepercayaan ini diberikan karena Kabupaten Puncak berhasil meraih juara satu pada Pesparawi tingkat se-Tanah Papua di Kabupaten Keerom tahun 2024 lalu. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan agar kontingen mampu kembali meraih juara di tingkat nasional.
"Tim Pesparawi Kabupaten Puncak akan bergabung dengan Tim Pesparawi dari Provinsi Papua Tengah. Mereka dijadwalkan bertolak dari Ilaga menuju Nabire pada Sabtu, 13 Juni, dan selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Manokwari," jelas Nenu.
Nenu menambahkan, setelah tiba di Nabire, tim akan bergabung dengan kontingen kabupaten lain dari Papua Tengah. Di sana, mereka akan dilepas secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada 15 Juni 2026 sebelum bertolak ke Manokwari.

"Kabupaten Puncak tidak sendiri, kita didampingi oleh dua kabupaten lain, yaitu kontingen dari Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire. Setelah pelepasan pada 15 Juni 2026 malam, tim langsung berangkat ke Manokwari karena pelaksanaan lomba dimulai pada tanggal 18 Juni ini," tambahnya.
Mewakili pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Puncak, Nenu memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim. Mengingat rekam jejak Puncak yang pernah menjadi juara satu, ia optimistis tim kali ini mampu bersaing ketat untuk membawa pulang gelar juara.
"Kami tetap mendoakan mereka hingga hari pelaksanaan Pesparawi Nasional. Semoga anak-anak kami dari Kabupaten Puncak tetap sehat, penuh semangat, dan kembali membawa pulang gelar juara," harapnya.
Sementara itu, Koordinator Tim Pesparawi Kabupaten Puncak, Nopi Tabuni, menegaskan kesiapan LPPD Kabupaten Puncak dalam membawa nama baik Papua Tengah di tingkat nasional ke-14 ini.
"Kami mewakili Provinsi Papua Tengah. Pesertanya dari Puncak, tetapi tampil membawa nama provinsi. Di sana, tujuan utama kami adalah untuk memuji dan memuliakan Tuhan di Tanah Papua," tukas Nopi.
Nopi juga berharap agar sebagai ajang berskala nasional, seluruh dewan juri dan panitia yang terlibat dapat menjaga netralitas dan profesionalisme selama perlombaan berlangsung.

"Ada 38 provinsi yang akan menjadi peserta lomba. Walaupun ini adalah keikutsertaan pertama bagi Provinsi Papua Tengah setelah pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), kami siap bersaing dengan daerah-daerah lain yang sudah berpengalaman," tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa Provinsi Papua Tengah diwakili oleh tiga kabupaten, yaitu Puncak, Mimika, dan Nabire. Dari total kategori yang diperlombakan, Kabupaten Puncak akan mengikuti 5 kategori, Nabire 5 kategori, dan Mimika 2 kategori.
"Jadi, meskipun kami membawa peserta dari Puncak, bendera yang kami bawa adalah Provinsi Papua Tengah. Kami siap bertanding di tingkat nasional," tegasnya.

Lebih lanjut, Nopi merincikan 5 kategori yang akan diikuti oleh kontingen Puncak, yaitu:
Musik Pop Gereja (MPG),  Musik Gereja Nusantara (MGN), Paduan Suara Anak (PSA), Solo Putra Solo Putri. 
"Khusus Kabupaten Puncak, kita berangkat dengan kekuatan penuh sebanyak 120 orang. Untuk itu, kami memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Puncak dan masyarakat Provinsi Papua Tengah agar kami bisa meraih prestasi terbaik di ajang nasional ini," pungas Nopi. (Diskominfo Puncak)