Elvis Tabuni contoh Sosok Pemimpin Karismatik yang Tumbuh dari Akar Rumput Kampung

Ada hal
menarik dalam pelantikan 206 kepala kampung dari 25 distrik se-Kabupaten Puncak
yang berlangsung di Aula Negelar, Jumat (5/6/2026). Pada momen bersejarah
tersebut, Bupati Puncak Elvis Tabuni membagikan pengalaman pribadinya semasa
merintis karier dari bawah sebagai seorang kepala kampung (kepala desa).
Pernah memimpin
Kampung Pinapa selama hampir 20 tahun—yang saat ini statusnya telah meningkat
menjadi Distrik Omukia—memberikan pengalaman mendalam bagi Elvis Tabuni. Proses
panjang dan berliku itulah yang menempa dirinya hingga akhirnya berhasil
menduduki kursi nomor satu di Kabupaten Puncak sebagai Bupati periode
2025–2030.
Berdasarkan
catatan biografinya, Elvis Tabuni menjabat sebagai Kepala Kampung Pinapa pada
tahun 1983–1999. Berkat kemampuan kepemimpinannya yang dinilai berhasil di
tingkat akar rumput, ia meraih berbagai penghargaan dari para pemimpin
terdahulu. Mulai dari Gubernur Jacob Pattipi, Gubernur Barnabas Suebu, hingga
Bupati Nabire Joesoef Adipatah.
Keberhasilan di
tingkat desa ini pula yang membuka jalan politiknya ke tingkat yang lebih
tinggi. Ia terpilih menjadi anggota DPR Kabupaten Puncak Jaya periode
2004–2014, serta Ketua Komisi I DPR Papua periode 2014–2019.

Karier politiknya
yang terus menanjak mengantarkan Elvis Tabuni memenangkan Pilkada Puncak 2024
bersama wakilnya, Naftali Akawal. Pasangan ini kemudian resmi dilantik oleh
Gubernur Papua, Meky Nawipa, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Puncak periode
2025–2030 pada 25 Maret 2025.
Kisah perjalanan
hidupnya membuktikan bahwa Elvis Tabuni adalah sosok pemimpin karismatik yang
benar-benar tumbuh dari rahim masyarakat bawah untuk memimpin Kabupaten Puncak.
Sebelum Kabupaten
Puncak dimekarkan dari kabupaten induk Puncak Jaya, Elvis telah menghabiskan
banyak waktunya di legislatif, baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat
Provinsi Papua.
“Saya pernah menjadi anggota DPRD dan saya juga pernah menjabat sebagai kepala kampung. Jadi, saya tahu betul apa yang dibutuhkan oleh kedua lembaga ini,” ungkapnya.

Elvis
mengungkapkan bahwa selama 20 tahun mengabdi di Kampung Pinapa, prinsip utama
yang selalu ia pegang teguh adalah disiplin dan loyalitas.
“Saya mendapat
penghargaan karena disiplin dalam melayani masyarakat. Karena itu, saya minta
Bapak-Bapak sekalian untuk melayani masyarakat kampung dengan baik. Pasti Tuhan
akan memberikan berkat, dan jabatan bisa tinggi seperti saya,” ujarnya
memotivasi para kepala kampung yang baru dilantik.
Ia juga
mengingatkan filosofi dasar seorang pemimpin daerah mengenai tanggung jawab
anggaran, khususnya terkait Dana Kampung.
“Jabatan yang
kalian emban ini adalah amanah untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani.
Terutama dana kampung, harus dikelola dengan penuh tanggung jawab tanpa ada
penyalahgunaan,” tegas Elvis.
Di akhir arahannya, Bupati menegaskan kembali bahwa kunci suksesnya memimpin Kabupaten Puncak adalah kedisiplinan dan loyalitas kepada pimpinan. Ia berharap para kepala kampung yang baru dapat mengikuti jejaknya; setia mulai dari perkara-perkara kecil, sehingga kelak dipercayakan tanggung jawab yang lebih besar.
Sementara itu,
salah satu kepala kampung yang baru dilantik, Lukanius Wea (Kepala Kampung
Pubet, Distrik Beoga Timur), menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang
mendalam kepada Bupati Elvis Tabuni dan Wakil Bupati Naftali Akawal atas
kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.
Lukanius
menegaskan bahwa dirinya siap menjalankan seluruh arahan yang telah disampaikan
oleh Bupati selama memimpin kampungnya nanti. Ia berkomitmen penuh untuk
menerapkan kedisiplinan serta bertanggung jawab dalam mengelola anggaran yang
turun ke kampung.
"Semua anggaran akan kami kelola dengan baik demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pembangunan di kampung," pungkasnya. (Tim Diskominfo Puncak)